KINERJA SISTEM POLITIK


Apa itu sistem politik?

Secara umum sistem dapat diartikan sebagai suatu kesatuan yang didalamnya melibatkan elemen-elemen atau bagian-bagian yang saling berkaitan dan mendukung. Sedangkan politik diartikan berbagai macam kegiatan dalam suatu Negara yang menyangkut proses penentuan tujuan-tujuan dari sistem itu dan melaksanakan tujuan-tujuan itu.

            Sistem politik ialah berbagai macam kegiatan dan proses dari struktur dan fungsi yang bekerja dalam suatu unit atau kesatuan, kesatuan yang dimaksudkan dapat berupa negara atau masyarakat.

Sistem politik dilaksanakan melalui lembaga-lembaga politik atau struktur- struktur politik, seperti parlemen, birokrasi, badan peradilan dan partai politik. Lembaga-lembaga politik tersebut menjalankan fungsi dan kegiatannya sehingga dimungkinkan sistem politik merumuskan dan melaksanakan kebijaksanaan-kebijaksanannya. Lembaga politik dibedakan antara supra-struktur politik dan infrastruktur politik.

Supra-struktur politik dapat diartikan suasana kehidupan pemerintah, maksudnya jika suatu pemerintahan itu stabil maka kehidupan politikpun akan aman, damai dan terkendali. Namun jika yang terjadi sebaliknya, maka akan terjadi kekacauan poltik yang dapat menyengsarakan rakyat. Yang termasuk dalam supra-struktur politik adalah semua lembaga-lembaga Negara yang tersebut dalam konstitusi Negara ( termasuk fungsi legeslatif, eksekutif dan yudikatif)  merupakan lembaga-lembaga resmi pemerintah negara. Lembaga-lembaga Negara Indonesia yang diatur dalam UUD 1945 adalah MPR, DPR,DPD, Presiden, Wapres,MA, MK, KY. Lembaga-lembaga ini yang akan membuat keputusan-keputusan yang berkaitan dengan kepentingan umum. Supra-struktur politik di Indonesia dapat dicermati melalui pelaksanaan pemerintahannya. Pelaksanaan pemerintahan di Indonesia secara kelembagaan melibatkan lembaga-lembaga negara baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah. 

Infrastruktur politik sebagai mesin politik informasi berasal dari kekuatan riil masyarakat, seperti partai politik, kelmpok kepentingan, kelompok penekan, lembaga swadaya masyarakat, tokoh politik dan media massa. Melalui badan-badan inilah masyarakat dapat menyalurkan aspirasi maupun tuntutannya. Tuntutan dan dukungan  sebagai input dalam proses pembuatan  keputusan. Dengan adanya partisipasi masyarakat diharapkan keputusan yang dibuat pemerintah sesuai dengan aspirasi dan kehendak rakyat. Konfigurasi interaksi para pelaku politik akan berpangaruh dalam model sistem politik yang berlaku.

Bagaimana kinerja suatu sistem politik?

Dilihat dari input, proses konversi dan output yang terdapat dalam suatu sistem politik dapat digambarkan dalam skema 1 sebagai berikut (Rusadi Kantaprawira, 1999:215).


Skema tersebut menunjukkan, bahwa input dalam lembaga-lembaga politik oleh infrastruktur politik. Proses konversi berlangsung dalam lembaga-lembaga politik yang berkedudukan sebagai suprastruktur politik. Dan output dari sistem politik berupa peraturan (perundang-undangan) yang dilengkapi sanksinya, yang pelaksanaannya dikelola dalam suatu birokrasi pemerintah. Output politik akan dicermati oleh masyarakat sebagai umpan balik yang selanjutnya akan digunakan sebagai bahan untuk menentukan sikap politiknya dalam siklus sistem politik yang berkelanjutan.

Kajian tentang struktur politik akan dapat memberikan pemahaman yang lengkap apabila dilakukan dengan sekaligus memperaktekkan fungsi yang dijalankan oleh struktur tersebut.

Adapun fungsi struktur politik adalah memenuhi tugas dan tujuan dari struktur politik. Suatu struktur politik dapat dikatakan berfungsi apabila sebagian atau seluruh tugas terlaksana dan tujuan tercapai.

Ada fungsi yang tidak secara langsung terkait dengan pembuatan dan pelakanaan kebijaksanaan pemerintah dan ada fungsi yang secara langung terkait dengan pembuatan dan pelaksanaan kebijaksanaan. Fungsi yang tidak secara langsung terkait dengan pembuatan dan pelaksanaan kebijaksanaan adalah fungsi sosialisasi politik, fungsi rekruitmen politik, fungsi komunikasi politik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s